Rabu, 14 Agustus 2013

Sekilas Tentang Batik Sutera

sebagai bangsa indonesia, kita mestinya tidak asing lagi dengan seni pada kain yaitu batik serta aneka motif batik. batik sutera menjadi pilihan banyak fans batik sebab bahannya yang lembut, enak difungsikan serta tidak licin. disamping itu, kain sutra juga mampu lebih pancarkan warna dari motif batik itu sendiri, hingga pemakainya lantas kelihatan lebih elok serta menawan.

nyaris semua tempat di indonesia punyai ciri khas corak batik, dari mulai pekalongan sampai ke pulau kalimantan. motif batik benar-benar punyai daya tarik tersendiri sampai beberapa besar orang suka corak batik tersebut, ada yang senang corak batik dengan warna cerah, ada juga yang lebih puas pada motif batik berwarna lembut.


tak hanya coraknya, banyak juga yang perhitungkan style kainnya sementara dapat manfaatkan batik. ada yang lebih menyenangi kain batik mempunyai bahan katun, tapi banyak juga yang suka kain mempunyai bahan sutra.

kalau bicara mengenai batik sutra, mestinya tidak terlepas dari kain sutera itu sendiri. kita kenal bahwa kain sutera dihasilkan dari ulat yang hidup di pohon murbei. tetapi, apakah anda ketahui siapakah gerangan yang pertama kali menemukannya ?

nyata nya bangsa cinalah sebagai penemu pertama kali serat indah yang dihasilkan oleh ulat sutra ini. tepatnya lebih kurang th. 2697-2597 sebelum akan masehi, yaitu pada jaman kekaisaran huang ti atau yellow emperor.

sang permaisuri bernama lei-tzu, lagi tengah menyimak sesuatu kepompong ulat di pohon buah murbei. tanpa sengaja, kala sang permaisuri mengambil kepompong ulat itu, kepompong berwarna putih jatuh ke di dalam cangkir tehnya, sementara tersebut sang permaisuri memahami bahwa kepompong itu terbentuk dari sama dengan serat halus yang berkilauan.

sejak tersebut, kepompong ulat sutra dipintal jadi benang, lantas dirangkai jadi selembar kain yang sangat indah. sang permaisuri yang mendapatkan kain sutra tersebut lantas dijuluki sebagai lady of the silkworm atau ling-chi di dalam bhs cinanya.

oleh sebab itu, bangsa cina juga yang mengenalkan kain sutra ke semua penjuru benua, jalur perdagangan kain sutera ini kemudian biasa dimaksud jalur sutra. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar