Rabu, 14 Agustus 2013

Kenali Ciri Khas Batik Bali

batik bali yaitu di antara kekayaan tersendiri untuk khazanah budaya serta perbatikan di indonesia. pasalnya belakangan kita sering kali bersiteru dengan bangsa lain yang sesudah itu mengklaim budaya asli Indonesia sebagai budaya mereka sendiri. ini pasti jadi perhatian teristimewa, dikarenakan sebagaimana karya anak bangsa yang lain, maka batik lantas lalu sering jadikan alat yang dapat mendongkrak popularitas sesuatu tempat.

sebut saja pekalongan, juga kondang dengan batik. solo, banyumas, madura, juga kondang dengan batiknya. perihal yang sama saja waktu ini yang lagi tengah dilaksanakan oleh banten enalkan batik banten ke publik sebagai busana tradisional. ini juga yang mestinya jadi perhatian teristimewa yaitu bagaimana dengan peristiwa bali sebagai di antara busana tradisional indonesia ?

walau demikian sebelum saat mengkaji selanjutnya peristiwa bali sebagai busana tradisional, maka alangkah lebih bijaknya kita mengkaji sedikit mengenai batik itu sendiri. sebagaimana udah diketahui berbarengan bahwa batik yaitu kerajinan yang sejatinya memiliki nilai seni tinggi. oleh dikarenakan itu, batik jadi sesuatu warisan kekayaan pada budaya yang ada di penduduk indonesia. terlebih untuk mereka yang ada pada sesuatu kultur penduduk yang berbasis jawa.


sesudah itu, berkaitan batik sendiri, sebelum saat kenal batik bali, maka batik tetap saja menunjuk pada dua perihal ini. pertama, tehnik pewarnaan kain manfaatkan media malam untuk jauhi pewarnaan beberapa kain yang di dalam bhs internasional. tehnik pewarnaan ini dimaksud dengan nama wax resist dyeing. ke-2, batik tetap saja menunjuk pada kain atau pakaian yang memanglah sengaja dibikin mengunakan tehnik-teknik yang telah diterangkan diatas tersebut.

sesudah itu, sebagaimana juga dengan eksistensi batik bali ? batik yang ada di indonesia ini dengan tehnik, budaya, serta motifnya sendiri telah ditetapkan sebagai warisan budaya penduduk indonesia oleh unesco sejak 2009 selanjutnya. keberadaan batik indonesia sendiri, telah dikenalkan oleh presiden soeharto sementara pada konferensi PBB

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar